Anwar El Ghazi, Ajax Amsterdam

Anwar El Ghazi, Talenta Muda Mirip Ibrahimovic

Anwar El Ghazi, Talenta Muda Mirip Ibrahimovic – Anwar El Ghazi menyita perhatian pelatih Ajax Amsterdam, Frank De Boer pada pramusim 2014-2015. Meski hanya dimainkan dalam tiga laga dengan berada di atas lapangan selama 150 menit, pesepakbola kelahiran Barendrecht, Belanda, tersebut mampu mencetak tiga gol.

Frank De Boer menanggapi aksi Anwar El Ghazi, “El Ghazi jarang melakukan kesalahan. Dia bermain simpel, mencetak gol, dan membantu tim membongkar pertahanan lawan. Saya senang memiliki striker dengan karakteristik seperti El Ghazi.”

Anwar El Ghazi, Ajax Amsterdam
Anwar El Ghazi, pemain muda klub Ajax Amsterdam (Getty Images)

Catatan apik selama pramusim langsung melambungkan karier El Ghazi. Jelang Eredivisie 2014-2015 digulirkan, striker keturunan Maroko tersebut dipromosikan oleh De Boer dari tim akademi ke skuad utama. Sebuah putusan yang direspons positif oleh para pemain. Salah satunya terlontar dari Daley Blind.

“El Ghazi bisa memberikan kontribusi besar bagi Ajax. Dia sangat fokus dan tahu cara mencetak gol,” puji Blind, eks rekan El Ghazi di Ajax yang kini bermain untuk Manchester United.

El Ghazi memang pantas bermain bersama tim utama. Meski masih berusia 19 tahun, olah bolanya sudah sangat matang. Kemampuannya membaca permainan juga cukup baik. Talentanya pun dianggap mirip dengan bintang Ajax, Zlatan Ibrahimovic. Meski berpostur tinggi besar, El Ghazi tetap piawai menggiring bola secara cepat serta bermanuver di antara defender-defender lawan.

Skill ini yang membuat El Ghazi sangat berbahaya di depan gawang lawan. Dengan segala kelebihan yang dimiliki, dia bisa mencetak gol melalui bola-bola atas atau dengan aksi-aksi individu. Kehebatannya sudah diperlihatkan El Ghazi ketika memperkuat Ajax di Eredivisie musim ini. Dari lima laga, dia sukses mencetak dua gol.

Catatan itu menjadi awal karier cemerlang El Ghazi. Andai tampil konsisten dan terus mendapat kesempatan bermain, dia berpotensi menjadi striker utama Ajax dalam beberapa tahun ke depan. Bahkan, El Ghazi juga punya peluang menjadi salah satu striker hebat seperti Ibrahimovic.

Biodata El Ghazi

Nama lengkap: Anwar El Ghazi

Lahir: Barendrecht (Belanda), 3 Mei 1995

Tinggi/Berat: 188 cm/76 kg

Posisi: Striker

Nomor Kostum: 21

Karier Klub: Ajax Amsterdam (2014-…)

(Tabloid Soccer)

Tin Jedvaj, Bayer Leverkusen, Liga Jerman, Pemain Muda Kroasia

Tin Jedvaj, Bek Muda Kualitas Setara Vidal

Tin Jedvaj, Bek Muda Kualitas Setara Vidal – Dua kisah bertolak belakang dialami Tin Jedvaj saat membela Bayer Leverkusen kontra Hertha Berlin, Agustus lalu. Defender muda Kroasia itu membawa timnya tertinggal lebih dulu lantaran gol bunuh diri yang dilakukannya. Tapi, dia kemudian membalasnya untuk membuat skor sama kuat dan mengantarkan Leverkusen menang 4-2.

Tin Jedvaj, Bayer Leverkusen, Liga Jerman, Pemain Muda Kroasia
Tin Jedvaj, pemain muda Kroasia yang bermain di Bayer Leverkusen (www.zimbio.com)

Mencetak gol ke gawang sendiri dan lawan pada satu laga yang sama merupakan “prestasi” langka di Leverkusen. Pemain terkahir yang melakukannya adalah Arturo Vidal pada Desember 2010.

Seperti halnya Vidal, Jedvaj juga merupakan pemain serbabisa. Pemain yang dipinjam dari AS Roma itu bisa mengisi tiga posisi berbeda di pertahanan. “Di Dinamo Zagreb, aku lebi sering ditempatkan sebagai bek tengah. Tapi, aku pun bisa bermain sebagai fullback kanan dan gelandang bertahan,” aku pemain berumur 18 tahun itu.

Pernyataan Jedvaj diakui langsung oleh Rudi Garcia. Lantaran versatility yang dimiliki Jedvaj-lah, Garcia tertarik menariknya ke Roma pada musim panas tahun lalu. “Tin punya kualitas sehingga dimainkan di posisi manapun bakal tetap bagus,” puji pelatih I Lupi tersebut.

Oleh pelatih Leverkusen, Roger Schmidt, Jedvaj memang dipasang sebagai fullback kanan. Alih-alih canggung, Jedvaj justru menunjukkan kapabilitasnya sebagai seorang defender modern. Rudi Voller sebagai Direktur Teknik Bayer Leverkusen punya pendapat pribadi terhadap Jedvaj. “ Jedvaj merupakan talenta luar biasa. Kami sudah memantaunya sejak lama. Dia akan sangat berguna bagi lini pertahanan kami.”

Di negara asalnya, Jedvaj punya julukan lain, “Maldini dari Kroasia”. Tapi, bukan legenda AC Milan itu yang diidolakan Jedvaj. “Role model-ku adalah Thiago Silva. Meski Italia punya banyak defender bagus, aku lebih sebagai bek Spanyol dan Brasil,” beber Jedvaj.

Akan tetapi, kala Roma meminangnya, Jedvaj tak mempermasalahkan berkompetisi di Italia. Dia justru bisa belajar banyak cara bertahan di klub tersebut. “Kini, aku ingin berkembang bersama Leverkusen,” tandas putra Zdenko Jedvaj yang juga seorang defender itu.

Biodata Tin Jedvaj

Nama lengkap: Tin Jedvaj

Lahir: Zagreb (Kroasia), 28 November 1995

Tinggi/Berat: 188 cm/75 kg

Posisi: Defender

Karier klub: Dinamo Zagreb (2013), AS Roma (2013-2014), Bayer Leverkusen (2014-.., pinjam)

(Tabloid Soccer)

Ivan Cavaleiro, Deportivo La Coruna, Winger Muda Portugal, Pemain Muda Portugal, Liga Spanyol

Ivan Cavaleiro, Winger Berbakat Dari Portugal

Ivan Cavaleiro, Winger Berbakat Dari Portugal – Portugal tak henti menelurkan winger-winger hebat. Setelah era Luis Figo dan Sergio Conceicao habis, muncul Cristiano Ronaldo, Luis Nani, dan Ricardo Quaresma. Pada saat kiprah ketiganya belum meredup, Portugal sudah memiliki winger berbakat pada diri Ivan Cavaleiro.

Pesona Cavaleiro mulai mencorong ketika memperkuat Benfica musim lalu. Meski tak selalu menjadi pilihan utama, Cavaleiro memukau sejumlah pemandu bakat di Eropa. Termasuk Manchester United dan Arsenal. Setelah melakukan pemantauan, kedua klub akhirnya berusaha menggaet Cavaleiro pada bursa transfer musim dingin Januari 2014.

Didekati dua klub besar Inggris tak lantas membuat Cavaleiro besar kepala. Baginya, kesempatan bermain di atas lapangan lebih penting ketimbang meraih gaji tinggi di klub besar. Pengidola Quaresma dan Figo itu pun akhirnya memilih bertahan di Benfica hingga akhir musim 2013-2014.

Cavaleiro mendapat tawaran dari Deportivo La Coruna ketika bursa transfer musim panas 2014 dibuka. Kali ini, pemilik tinggi badan 175 cm itu tak memalingkan wajah. Dengan sigap, Cavaleiro meneken kontrak sebagai pemain pinjaman Super Depor selama semusim.

“Aku menerima tawaran La Coruna karena mereka menjanjikan kesempatan bersaman. Aku ingin berkembang dan kembali lagi ke Benfica sebagai pemain yang lebih hebat,” ungkap Cavaleiro.

Kelincahan dan agresivitas Cavaleiro akhirnya mengguncang sepakbola Spanyol. Pada laga debut bersama Granada pada pekan perdana Divisi Primera, Sabtu (23/8), Cavaleiro berhasil tampil impresif dan mencetak satu gol.

Andai bisa konsisten dan terus bermain bersama La Coruna, Cavaleiro punya kesempatan menjadi pemain andalan Benfica pada masa depan. Bukan tidak mungkin dia mengikuti jejak kejayaan para winger hebat asal Portugal seperti Ronaldo, Figo dan Conceicao.

Pelatih timnas Portugal, Paulo Bento setuju jika Cavaleiro akan menjadi pemain hebat. “Dia memiliki kapasitas untuk menjadi pemain hebat. Selain dibekali skill bagus, Ivan punya kecerdasan soal taktik. Dia tak canggung saat bermain dalam pola 4-3-3 atau 4-4-2.”

Biodata Ivan Cavaleiro

Nama lengkap: Ivan Ricardo Neves Cavaleiro

Lahir: Vila Franca de Xira (Portugal), 18 Oktober 1993

Tinggi/Berat: 175 cm/73 kg

Posisi: Winger

Nomor kostum: 19

Karier: Benfica (2013-2014), Deportivo La Coruna (2014-…)

(Tabloid Soccer)

Diego Costa, Chelsea, Hattrick

Rekor Diego Costa di Premier League

Rekor Diego Costa di Premier League – Aku datang, aku bermain dan aku mencetak rekor. Begitulah kiprah Diego Costa di Premier League musim ini. Datang sebagai pemain debutan di kompetisi terelite Inggris tersebut, Costa langsung menunjukkan taringnya dengan mencetak rekor sebagai pemain pertama yang mencetak tujuh gol dalam empat laga awal musim.

Diego Costa, Chelsea
Diego Costa saat mencetak hattrick di pertandingan Chelsea vs Swansea City (www.express.co.uk)
Rekor Gol dalam 4 Laga Awal
Nama Klub Musim Gol
Diego Costa Chelsea 2014-2015 7 gol
Edin Dzeko Man. City 2011-2012 6 gol
Sergio Aguero Man. City 2011-2012 6 gol
Wayne Rooney Man. United 2011-2012 6 gol

 

Costa kini butuh dua laga lagi untuk menyamai rekor gol beruntun sejak menjalani debut di Premier League. hingga saat ini, rekor tersebut dipegang oleh Micky Quinn yang tak henti mencetak gol dalam enam laga awalnya di Premier League bersama Coventry City pada musim 1992-1993.

Micky Quinn, Coventry City
Micky Quinn, striker Coventry City pada musim 1992-1993 (Twitter @Coventry_City)
Costa vs Quinn
Diego Costa (2014-2015) Micky Quinn (1992-1993)
Lawan (Gol) Lawan (Gol)
Burnley (1) Manchester City (2)
Leicester City (1) Sheffield United (1)
Everton (2) Ipswich Town (1)
Swansea City (3) Southampton (2)
Liverpool (2)
Aston Villa (2)

 

Meski berhasil mencetak tujuh gol dalam empat laga, Costa ternyata bukan yang paling superior. Buktinya, dia gagal menyamai atau bahkan mematahkan rekor Pavel Pogrebnyak yang mengemas lima gol dalam tiga laga awal musim 2011-2012 bersama Fulham. Costa baru mampu mencetak gol kelima pada laga keempat, sama seperti Jurgen Klinsmann (1994-1995) dan Sergio Aguero (2011-2012).

Pavel Pogrebnyak, Fulham
Pavel Pogrebnyak, striker Fulham pada musim 2011-2012 (asia.eurosport.com)

(Tabloid Soccer)

Zlatan Ibrahimovic menjadi legenda Swedia dengan menjadi top skorer sepanjang masa timnas Swedia (www.dailymail.co.uk)

Siapakah Top Skorer Swedia?

Siapakah Top Skorer Swedia? – Nama Zlatan Ibrahimovic resmi tertoreh sebagai legenda sepakbola Swedia pada Kamis (4/9). Berkat dua gol ke gawang Estonia, Ibra menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di timnas Swedia dengan torehan 50 gol. Dia melewati Sven Rydell yang mengemas 49 gol hingga pensiun dari timnas Swedia pada 1932.

Zlatan Ibrahimovic, Henrik Larsson, Top Skorer Swedia, Timnas Swedia
Zlatan Ibrahimovic menjadi legenda Swedia dengan menjadi top skorer sepanjang masa timnas Swedia (www.101greatgoals.com)
Top Skorer Swedia
Nama Gol Partai Periode
Zlatan Ibrahimovic 50 100 2001-….
Sven Rydell 49 43 1923-1932
Gunnard Nordahl 43 33 1942-1948
Henrik Larsson 37 106 1993-2009
Gunnar Gren 32 57 1940-1958
Data hingga 10 September 2014

 

Di ajang Piala Eropa, Ibrahimovic telah lebih dulu melampaui rekor gol Swedia. Torehan dua gol di Euro 2012 membuat dia melampaui torehan empat gol milik Henrik Larsson.

Henrik Larsson
Henrik Larsson, salah satu striker Swedia (www.uefa.com)
Top Skorer Swedia di Piala Eropa
Nama Gol Partai
Zlatan Ibrahimovic 6 10
Henrik Larsson 4 10
Tomas Brolin 3 4
Jan Eriksson 2 4

 

Satu cela yang menodai rekor Ibrahimovic adalah ketidakmampuan mencetak gol di Piala Dunia. Hingga kini, dalam dua kesempatan pada 2002 dan 2006, dia gagal mengemas satu gol pun. Adapun pencetak gol terbanyak Swedia di ajang ini adalah Kennet Andersson dan Henrik Larsson yang sama-sama mengoleksi lima gol.

Kennet Andersson mengungguli Ibrahimovic dalam mencetak gol terbanyak di Piala Dunia di timnas Swedia (www.uefa.com)
Kennet Andersson mengungguli Ibrahimovic dalam mencetak gol terbanyak di Piala Dunia di timnas Swedia (www.uefa.com)
Top Skorer Swedia di Piala Dunia
Nama Gol Partai
Kennet Andersson 5 7
Henrik Larsson 5 13
Martin Dahlin 4 5
Kurt Hamrin 4 5
Agne Simonsson 4 5
Ralf Edstrom 4 9
Tomas Brolin 4 10

(Tabloid Soccer)

St-Etienne, Paris Saint-Germain, Liga Prancis

Fakta Dari Kekalahan Telak St-Etienne

Fakta Dari Kekalahan Telak St-Etienne – Mengakhiri rangkaian laga tanpa kekalahan dengan tamparan mahakeras. Itulah yang dialami AS Saint-Etienne pada Minggu (31/8). Tak terkalahkan dalam 12 laga beruntun di Ligue 1, anak-anak asuh Christophe Galtier itu dihajar 0-5 oleh Paris Saint-Germain. Itu kekalahan langka karena sangat jarang Les Verts kalah dengan margin lima gol.

Terakhir kali St-Etienne kalah dengan skor 0-5 pada 19 November 1995 atau 19 tahun silam. Kala itu, mereka kalah 0-5 dari AJ Auxerre di kandang sendiri lewat gol-gol yang dilesakkan Lilian laslandes (2 gol), Christophe Cocard, Corentin Martins, dan bunuh diri Romarin Billong.

Kekalahan 0-5 dari PSG bukanlah kekalahan terbesar yang pernah dirasakan St-Etienne. Kekalahan terbesar Les Verts terjadi puluhan tahun silam, yakni ketika bertandang ke kandang Girondins Bordeaux pada pekan ke-15 musim 1951-1952. Dalam laga itu, St-Etienne kalah 0-9.

Zlatan Ibrahimovic, PSG, Saint Etienne
Zlatan Ibrahimovic mencetak hattrick di laga PSG vs Saint Etienne (www.psg.fr)

Dalam kekalahan telak yang diderita St-Etienne dari PSG, ada hal langka lain. Itu adalah hattrick yang dibukukan Zlatan Ibrahimovic. Pasalnya, hattrick terakhir di gawang Les Verts terjadi pada April 1991. Pemain yang melakukannya adalah Anthony Bancarel.

(Tabloid Soccer)

%d bloggers like this: