Pelatih Timnas Indonesia, Timnas Indonesia, Timnas Indonesia U-23, Timnas Indonesia U-19, Pelatih timnas, Pelatih Indonesia, Jacksen F. Tiago, Rahmad Darmawan

Ada Pergantian Pelatih Timnas Senior & U-23 Di Tahun 2014

Pelatih Timnas Indonesia, Timnas Indonesia, Timnas Indonesia U-23, Timnas Indonesia U-19, Pelatih timnas, Pelatih Indonesia, Jacksen F. Tiago, Rahmad Darmawan
Rahmad Darmawan dan Jacksen F. Tiago akan meninggalkan kursi pelatih timnas Indonesia (sumber foto: bola.liputan6.com)

Timnas senior dan U-23 Indonesia bakal melewati agenda pada tahun 2014 bersama pelatih baru. Kursi pelatih timnas senior dan U-23 Indonesia tengah digoyang. Dalam beberapa pekan terkahir, sejumlah klub domestik dan luar negeri membidik Rahmad Darmawan dan Jacksen F. Tiago sebagai pelatih untuk kompetisi musim depan. Rahmad disebut bakal berlabuh ke Persebaya Surabaya di bawah naungan PT. Liga Indonesia (LI). Dia pun dikaitkan dengan klub Malaysia, Terengganu FA. Sementara itu, Jacksen santer digosipkan akan menuju ke Liga Cina dan mengarsiteki Tianjin Sonjiang.

Rahmad yang akrab disapa RD tak mengelak soal kabar tersebut. “Terengganu sudah memberikan draft transfer serta tawaran kontrak resmi. Tapi, saya belum bisa mengatakan lebih banyak,” ujar RD yang juga masih berstatus sebagai pelatih Arema Indonesia.

Kehilangan RD jelas merugikan bagi timnas U-23 Indonesia. Terlebih gelaran SEA Games 2013 tinggal beberapa pekan lagi. Tapi, RD sadar terhadap tanggung jawabnya. Terlepas dari masalah kontrak, keinginan menuai prestasi bersama timnas U-23 di ajang SEA Games juga menjadi alasan yang membuatnya tak buru-buru melatih di tempat lain.

“Andai tawaran saya terima, saya pastika itu baru mulai setelah SEA Games. Saya punya utang dengan timnas. Dua tahun lalu, kami gagal di SEA Games karena kalah adu penalti. Saya ingin menuntaskan utang itu pada tahun ini,” ucapnya.

Selain dari Terengganu, RD juga membenarkan telah mendapatkan tawaran dari salah satu klub Indoensia Super League (ISL). Namun, dia enggan membahas lebih jauh. “Ada tawaran dari klub ISL. Tapi, tak lazim saya menyebutnya,” bebernya.

Beda RD, beda pula manajemen Persebaya. Mereka justru bersikap terbuka dan yakin negosiasi akan berakhir manis. “Masih ada satu pertemuan dengan manajemen dengan RD untuk membahas masalah kontrak. Tapi, saya tegaskan bahwa Persebaya sangat menghormati kontrak RD dengan Arema dan timnas,” ucap Amran Said Ali selaku Manajer Persebaya.

Sementara itu, kontrak Jacksen bersama timnas senior bakal berakhir usai laga melawan Irak di Kualifikasi Piala Asia 2015, 19 November mendatang. Sejauh ini, PSSI belum ada niatan untuk memperpanjang kontrak pelatih asal Brazil tersebut dan terkesan mempersilakan kepada Jacksen untuk menentukan masa depannya.

“Benar. Saya tidak akan melatih timnas lagi setelah laga melawan Irak. Ini sudah menjadi keputusan saya. Untuk alasan dan penjelasannya biar waktu yang menjawab. Saya yakin pasti ada pelatih yang lebih bagus untuk Indonesia,” kata Jacksen.

Uniknya, PSSI dikabarkan bakal mengganti Jacksen dengan Alfred Riedl. Dia pernah menukangi timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2010 dan sempat menangani tim bentukan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) saat munculnya dualisme persepakbolaan di Indonesia. Riedl sendiri siap andai diminta oleh PSSI. “Semoga bisa kembali melatih timnas Indonesia secepat mungkin,” ucap Riedl melalui surat elektroni, Senin (21/10).

Pelatih asal Austria itu mengaku tengah menjalin komunikasi dengan para petinggi sepakbola Indonesia. Namun, dia mengatakan itu tidak formal dan baru sebatas antarpribadi. Bukan melalui federasi. “Sejauh ini memang ada komunikasi dengan orang penting di sepakbola Indonesia,” ungkap dia.

Tugas berat menanti PSSI seiring bakal lowongnya kursi pelatih timnas senior dan U-23 Indoensia. Diharapkan prestasi timnas yang mulai membaik ketika ditangani Jacksen dan RD tidak menurun hanya karena salah memilih suksesor.

Sumber: Tabloid Soccer

Leave a Reply