Tag Archives: daftar pemain timnas uruguay

Piala Konfederasi, Piala Raja Fahd, Sejarah Piala Konfederasi, Piala Konfederasi 2013, Piala Konfederasi 2013 Brazil, daftar pemain timnas brazil, daftar pemain timnas jepang, daftar pemain timnas italia, daftar pemain timnas nigeria, daftar pemain timnas spanyol, daftar pemain timnas uruguay, daftar pemain timnas tahiti, daftar pemain timnas meksiko, timnas brazil, timnas jepang, timnas italia, timnas nigeria, timnas spanyol, timnas uruguay, timnas tahiti, timnas meksiko, piala konfederasi, piala konfederasi brazil, piala konfederasi 2013, piala konfederasi brazil 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi, daftar pemain timnas piala konfederasi 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi Brazil 2013

Review Piala Konfederasi 2013

Piala Konfederasi, Piala Raja Fahd, Sejarah Piala Konfederasi, Piala Konfederasi 2013, Piala Konfederasi 2013 Brazil, daftar pemain timnas brazil, daftar pemain timnas jepang, daftar pemain timnas italia, daftar pemain timnas nigeria, daftar pemain timnas spanyol, daftar pemain timnas uruguay, daftar pemain timnas tahiti, daftar pemain timnas meksiko, timnas brazil, timnas jepang, timnas italia, timnas nigeria, timnas spanyol, timnas uruguay, timnas tahiti, timnas meksiko, piala konfederasi, piala konfederasi brazil, piala konfederasi 2013, piala konfederasi brazil 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi, daftar pemain timnas piala konfederasi 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi Brazil 2013
Brazil pastikan diri menjadi juara Piala Konfederasi 2013 (sumber foto: www.fifa.com)

Kepastian Brazil menjadi Juara Piala Konfederasi 2013 setelah mereka mengalahkan timnas Spanyol dengan skor meyakinkan 3-0. Gol Brazil dicetak oleh dua striker mereka yaitu Fred yaitu pada menit ke-2 dan 47 serta Neymar pada menit ke-44.

Rekapitulasi Akhir Piala Konfederasi 2013 beserta penghargan individu:

Juara 1: Brazil

Piala Konfederasi, Piala Raja Fahd, Sejarah Piala Konfederasi, Piala Konfederasi 2013, Piala Konfederasi 2013 Brazil, daftar pemain timnas brazil, daftar pemain timnas jepang, daftar pemain timnas italia, daftar pemain timnas nigeria, daftar pemain timnas spanyol, daftar pemain timnas uruguay, daftar pemain timnas tahiti, daftar pemain timnas meksiko, timnas brazil, timnas jepang, timnas italia, timnas nigeria, timnas spanyol, timnas uruguay, timnas tahiti, timnas meksiko, piala konfederasi, piala konfederasi brazil, piala konfederasi 2013, piala konfederasi brazil 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi, daftar pemain timnas piala konfederasi 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi Brazil 2013

Juara 2: Spanyol

Juara 3: Italia

Juara 4: Uruguay

Golden Ball Award Piala Konfederasi 2013: Neymar (Brazil)

Silver Ball Award Piala Konfederasi 2013: Andres Iniesta (Spanyol)

Bronze Ball Award Piala Konfederasi 2013: Paulinho (Brazil)

Golden Boot Award Piala Konfederasi 2013: Fernando Torres (Spanyol)

Silver Boot Award Piala Konfederasi 2013: Fred (Brazil)

Bronze Boot Award Piala Konfederasi 2013: Neymar (Brazil)

Adidas Golden Glove Piala Konfederasi 2013: Julio Cesar

FIFA Fair Play Piala Konfederasi 2013: Timnas Spanyol

Man of the Match Final Piala Konfederasi 2013: Neymar (Brazil)

Piala Konfederasi, Piala Raja Fahd, Sejarah Piala Konfederasi, Piala Konfederasi 2013, Piala Konfederasi 2013 Brazil, daftar pemain timnas brazil, daftar pemain timnas jepang, daftar pemain timnas italia, daftar pemain timnas nigeria, daftar pemain timnas spanyol, daftar pemain timnas uruguay, daftar pemain timnas tahiti, daftar pemain timnas meksiko, timnas brazil, timnas jepang, timnas italia, timnas nigeria, timnas spanyol, timnas uruguay, timnas tahiti, timnas meksiko, piala konfederasi, piala konfederasi brazil, piala konfederasi 2013, piala konfederasi brazil 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi, daftar pemain timnas piala konfederasi 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi Brazil 2013, Serba-Serbi Piala Konfederasi, Hadiah Piala Konfederasi, Hadiah Piala Konfederasi 2013

Gol Bersejarah Tahiti di Piala Konfederasi 2013

Piala Konfederasi, Piala Raja Fahd, Sejarah Piala Konfederasi, Piala Konfederasi 2013, Piala Konfederasi 2013 Brazil, daftar pemain timnas brazil, daftar pemain timnas jepang, daftar pemain timnas italia, daftar pemain timnas nigeria, daftar pemain timnas spanyol, daftar pemain timnas uruguay, daftar pemain timnas tahiti, daftar pemain timnas meksiko, timnas brazil, timnas jepang, timnas italia, timnas nigeria, timnas spanyol, timnas uruguay, timnas tahiti, timnas meksiko, piala konfederasi, piala konfederasi brazil, piala konfederasi 2013, piala konfederasi brazil 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi, daftar pemain timnas piala konfederasi 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi Brazil 2013, Serba-Serbi Piala Konfederasi, Hadiah Piala Konfederasi, Hadiah Piala Konfederasi 2013
kegembiraan pemain Tahiti saat mencetak gol (sumber foto: www.cnn.com)

Tahiti, Negara yang baru pertama kali tampil di Piala Konfederasi karena baru pertama kali pula menjadi juara Oceania itu memang tak menang dalam laga debutnya. Marama Vahirua cs justru kalah telak 1-6 dari Nigeria (17/6). Tapi, pemain, pelatih, staf dan bahkan rakyat Tahiti begitu riang karena itu laga pertama timnas senior di turnamen resmi internasional langsung di bawah FIFA.

Tahiti sebenarnya sudah pernah tampil di ajang resmi internasional langsung di bawah FIFA pada 2009 lalu. Tapi, bukan timnas senior melainkan di Piala Dunia U-20. Mereka tersingkir di penyisihan grup tanpa pernah menang dan tak mencetak gol.

“Saya benar-benar terharu dan hampir menangis. Kami biasanya hanya menjadi penonton di televise, tapi hari ini kami menjadi peserta. Semua masyarakat Tahiti menyaksikan pertandingan di televise. Bahkan, presiden kami sampai menunda rapat cabinet hanya untuk menyaksikan kami berlaga melawan Nigeria,” ujar pelatih Tahiti, Eddy Etaeta, seperti dirilis FIFA.com.

Kegembiraan Tahiti makin lengkap setelah mampu mencetak gol pertama di turnamen resmi internasional langsung di bawah FIFA. Sundulan Jonathan Tehau pada menit ke-54 memamfaatkan umpan sepak pojok Vahirua menjadi sejarah baru bagi Tahiti.

Piala Konfederasi, Piala Raja Fahd, Sejarah Piala Konfederasi, Piala Konfederasi 2013, Piala Konfederasi 2013 Brazil, daftar pemain timnas brazil, daftar pemain timnas jepang, daftar pemain timnas italia, daftar pemain timnas nigeria, daftar pemain timnas spanyol, daftar pemain timnas uruguay, daftar pemain timnas tahiti, daftar pemain timnas meksiko, timnas brazil, timnas jepang, timnas italia, timnas nigeria, timnas spanyol, timnas uruguay, timnas tahiti, timnas meksiko, piala konfederasi, piala konfederasi brazil, piala konfederasi 2013, piala konfederasi brazil 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi, daftar pemain timnas piala konfederasi 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi Brazil 2013, Serba-Serbi Piala Konfederasi, Hadiah Piala Konfederasi, Hadiah Piala Konfederasi 2013
perayaan gol pemain Tahiti dengan selebrasi bermain kano (sumber foto: guardian.co.uk)

Selebrasi gol yang dilakukan J. Tehau dan rekan-rekannya pun sangat unik. Sembari berlutut, tangan mereka melakukan gerakan seperti mendayung. Itu merupakan refleksi bahwa orang Polinesia Prancis tak lepas dari dayung dan kano karena merupakan negara kepulauan. Olahraga kano menjadi cirri khas mereka, bukan sepakbola. Hal itu pun diakui oleh Vahirua.

“Aku dan semua pemain lain tak memiliki selebrasi yang khas. Kami melakukannya untuk negara dan selebrasi ini milik seluruh tim. Kami melakukannya dengan gembira karena sangat bangga bisa mencetak gol di hadapan banyak penonton dan disaksikan jutaan pemirsa televisi,”ucap Vahirua.

Ungkapan bahagia pun meluncur dari J. Tehau. “Gol ini yang pertama bagi Tahiti di turnamen resmi langsung di bawah FIFA. Aku jelas sangat bangga bisa menciptakan sejarah bagi negaraku,” ucapnya.

Meski kalah 1-6, pencapaian Tahiti lebih bagus dari Kanada yang melakoni debut di Piala Konfederasi pada 2001 lalu. Pada laga pertama, Kanada tak bisa mencetak gol dan kalah 0-3 saat bersua Jepang. Hingga berakhirnya turnamen, mereka gagal mengoleksi satu gol pun.

Menariknya, dibanding Kanada, kualitas Tahiti jelas berada di bawah karena minim pemain professional yang dimiliki Tahiti hanyalah Marama Vahirua.  Selebihnya berstatus pemain amatir. Sebagian besar pemain Tahiti yang dibawa ke Piala Konfederasi tak menjadikan sepakbola sebagai profesi utama. Kebanyakan dari mereka memiliki pekerjaan utama seperti kurir, supir truk, dan bus hingga akuntan. Bahkan, ada beberapa pemain yang tak memiliki pekerjaan tetap.

Berdasarkan itu, wajar jika mereka merayakan gol J. Tehau dengan penuh sukacita seperti halnya menang dalam sebuah laga.

Sumber. Tabloid Soccer

Piala Konfederasi, Piala Raja Fahd, Sejarah Piala Konfederasi, Piala Konfederasi 2013, Piala Konfederasi 2013 Brazil, daftar pemain timnas brazil, daftar pemain timnas jepang, daftar pemain timnas italia, daftar pemain timnas nigeria, daftar pemain timnas spanyol, daftar pemain timnas uruguay, daftar pemain timnas tahiti, daftar pemain timnas meksiko, timnas brazil, timnas jepang, timnas italia, timnas nigeria, timnas spanyol, timnas uruguay, timnas tahiti, timnas meksiko, piala konfederasi, piala konfederasi brazil, piala konfederasi 2013, piala konfederasi brazil 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi, daftar pemain timnas piala konfederasi 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi Brazil 2013, Serba-Serbi Piala Konfederasi, Hadiah Piala Konfederasi, Hadiah Piala Konfederasi 2013

Menengok Hadiah Juara Piala Konfederasi 2013

Piala Konfederasi, Piala Raja Fahd, Sejarah Piala Konfederasi, Piala Konfederasi 2013, Piala Konfederasi 2013 Brazil, daftar pemain timnas brazil, daftar pemain timnas jepang, daftar pemain timnas italia, daftar pemain timnas nigeria, daftar pemain timnas spanyol, daftar pemain timnas uruguay, daftar pemain timnas tahiti, daftar pemain timnas meksiko, timnas brazil, timnas jepang, timnas italia, timnas nigeria, timnas spanyol, timnas uruguay, timnas tahiti, timnas meksiko, piala konfederasi, piala konfederasi brazil, piala konfederasi 2013, piala konfederasi brazil 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi, daftar pemain timnas piala konfederasi 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi Brazil 2013, Serba-Serbi Piala Konfederasi, Hadiah Piala Konfederasi, Hadiah Piala Konfederasi 2013
pemenang Piala Konfederasi 2013 akan mendapatkan hadiah uang lebih dari Rp 40 miliar (sumber foto; fifa.com)

Salah satu teroboson FIFA untuk membuat Piala Konfederasi menarik adalah meningkatkan prize money yang bisa didapatkan para kontestan. Meski begitu, jumlah tak sebesar Piala Dunia maupun Piala Eropa atau Copa America.

Untuk Piala Konfederasi 2013, FIFA menganggarkan 20 juta dolar AS atau sekitar 196 miliar untuk dibagikan kepada delapan kontestan. Jumlah itu meningkat 12% dari total hadiah Piala Konfederasi 2009 yang bernilai 17,6 juta dolar AS.

Penambahan terutama diberikan kepada sang juara. Jika Brazil pada 2009 mendapatkan 3,75 juta dolar AS, tim juara pada gelaran kali ini akan diganjar 4,1 juta dolar atau lebih dari Rp 40 miliar. Hanya saja, jumlah itu masih kalah mentereng dibandingkan juara Piala Dunia (30 juta dolar AS), Piala Eropa (15,5 juta  euro), bahkan Copa America (7 juta dolar AS).

Distribusi Prize Money Piala Konfederasi 2013

Juara $4,1 juta
Runner-Up $3,6 juta
Peringkat III $3 juta
Peringkat IV $2,5 juta
Fase Grup $1,7 juta

Sumber: Tabloid Soccer

Piala Konfederasi, Piala Raja Fahd, Sejarah Piala Konfederasi, Piala Konfederasi 2013, Piala Konfederasi 2013 Brazil, daftar pemain timnas brazil, daftar pemain timnas jepang, daftar pemain timnas italia, daftar pemain timnas nigeria, daftar pemain timnas spanyol, daftar pemain timnas uruguay, daftar pemain timnas tahiti, daftar pemain timnas meksiko, timnas brazil, timnas jepang, timnas italia, timnas nigeria, timnas spanyol, timnas uruguay, timnas tahiti, timnas meksiko, piala konfederasi, piala konfederasi brazil, piala konfederasi 2013, piala konfederasi brazil 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi, daftar pemain timnas piala konfederasi 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi Brazil 2013, Serba-Serbi Piala Konfederasi,

Serba-Serbi Piala Konfederasi: Dari Kisah Pilu Hingga Rekor

Piala Konfederasi seharusnya menjadi sebuah ajang prestisius. Tapi, dalam perjalanannya, Piala Konfederasi kerap dipandang sebelah mata. Buktinya beberapa negara pernah menolak ikut serta. Tapi, itu bukanlah satu-satunya cerita yang pedih.

Kisah pilu yang sesungguhnya terjadi saat Piala Konfederasi 2003. Pada semifinal, gelandang timnas Kamerun, Marc-Vivien Foe, meninggal dunia akibat serangan jantung saat melawan Kolombia. “Sebagai penyelenggara, kami cukup terpukul dengan kematian Foe. Semoga hal seperti ini tidak terulang pada kemudian hari,” ujar Kepala Staf Medis FIFA, Alfred Muller kala itu.

Piala Konfederasi, Piala Raja Fahd, Sejarah Piala Konfederasi, Piala Konfederasi 2013, Piala Konfederasi 2013 Brazil, daftar pemain timnas brazil, daftar pemain timnas jepang, daftar pemain timnas italia, daftar pemain timnas nigeria, daftar pemain timnas spanyol, daftar pemain timnas uruguay, daftar pemain timnas tahiti, daftar pemain timnas meksiko, timnas brazil, timnas jepang, timnas italia, timnas nigeria, timnas spanyol, timnas uruguay, timnas tahiti, timnas meksiko, piala konfederasi, piala konfederasi brazil, piala konfederasi 2013, piala konfederasi brazil 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi, daftar pemain timnas piala konfederasi 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi Brazil 2013, Serba-Serbi Piala Konfederasi,
Marc-Vivien Foe, pemain Kamerun yang meninggal di Piala Konfederasi (sumber foto: fifa.com)

Beragam catatan menarik selalu menghiasi perjalanan sebuah kompetisi. Tak terkecuali Piala Konfederasi. Sejak 1997 hingga 2009, beragam rekor dan catatan penting pun telah tercipta. Berikut ini beberapa serba-serbi Piala Konfederasi diantaranya adalah:

  • Ronaldinho mengoleksi Sembilan gol di Piala Konfederasi. Jumlah gol pemain Brazil tersebut sama dengan koleksi striker Meksiko, Cuauhtemoc Blanco. Keduanya hingga kini tercatat sebagai pencetak gol sepanjang masa Piala Konfederasi.
  • Stadion Aztec selaku venue Final Piala Konfederasi 1999 antara Brazil kontra Meksiko dipadati oleh 110.000 suporter. Hingga kini, angka tersebut tercatat sebagai jumlah tertinggi dalam sebuah laga final Piala Konfederasi.
  • Piala Konfederasi 2005 memainkan 16 partai dan total menghasilkan 56 gol. Dengan rataan 3,5 gol per partai, Piala Konfederasi 2005 tercatat sebagai edisi dengan jumlah serta rata-rata gol terbanyak.
  • Brazil menjadi Negara tersukses di Piala Konfederasi. Hingga kini, Tim Samba sudah mengoleksi tiga trofi. Terbanyak di antara negara lainnya. Selain itu, Brazil juga menjadi satu-satunya negara  yang sudah empat kali menyetorkan pemainnya sebagai top skorer dan pemain terbaik kompetisi. Gelar top skorer direbut Romario pada 1997, Ronaldinho (1999), Adriano (2005), dan Luis Fabiano (2009). Sementara gelar Pemain Terbaik didapat Denilson pada 1997, Ronaldinho (1999), Adriano (2005), serta Kaka (2009).
Piala Konfederasi, Piala Raja Fahd, Sejarah Piala Konfederasi, Piala Konfederasi 2013, Piala Konfederasi 2013 Brazil, daftar pemain timnas brazil, daftar pemain timnas jepang, daftar pemain timnas italia, daftar pemain timnas nigeria, daftar pemain timnas spanyol, daftar pemain timnas uruguay, daftar pemain timnas tahiti, daftar pemain timnas meksiko, timnas brazil, timnas jepang, timnas italia, timnas nigeria, timnas spanyol, timnas uruguay, timnas tahiti, timnas meksiko, piala konfederasi, piala konfederasi brazil, piala konfederasi 2013, piala konfederasi brazil 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi, daftar pemain timnas piala konfederasi 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi Brazil 2013, Serba-Serbi Piala Konfederasi,
Brazil, tim terbanyak yang menjuarai Piala Konfederasi, Brazil saat juara Piala Konfederasi 2009 (sumber foto: guardian.co.uk)
Tahun Tuan Rumah Juara Runner-Up Peserta Lain
1992* Arab Saudi Argentina Arab Saudi Amerika Serikat (3), Pantai Gading (4)
1995* Arab Saudi Denmark Argentina Meksiko (3), Nigeria (4), Arab Saudi, Jepang
1997 Arab Saudi Brazil Australia Rep. Cheska (3),  Uruguay (4), Meksiko, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Afrika Selatan
1999 Meksiko Meksiko Brazil Amerika Serikat (3), Arab Saudi (4), Bolivia, Mesir, Jerman, Selandia Baru
2001 Korea Selatan – Jepang Prancis Jepang Australia (3), Brazil (4), Korea Selatan, Meksiko, Kamerun, Kanada
2003 Prancis Prancis Kamerun Turki (3), Kolombia (4), Jepang, Selandia Baru, Brazil, Amerika Serikat
2005 Jerman Brazil Argentina Jerman (3), Meksiko (4), Tunisia, Australia, Jepang, Yunani
2009 Afrika Selatan Brazil Amerika Serikat Spanyol (3), Afrika Selatan (4), Irak, Selandia Baru, Italia, Mesir
Keterangan: *) Masih bernama Piala Raja Fahd. Angka dalam kurung merujuk posisi akhir tim yang lolos hingga semifinal

Sumber: Tabloid Soccer

Piala Konfederasi, Piala Raja Fahd, Sejarah Piala Konfederasi, Piala Konfederasi 2013, Piala Konfederasi 2013 Brazil, daftar pemain timnas brazil, daftar pemain timnas jepang, daftar pemain timnas italia, daftar pemain timnas nigeria, daftar pemain timnas spanyol, daftar pemain timnas uruguay, daftar pemain timnas tahiti, daftar pemain timnas meksiko, timnas brazil, timnas jepang, timnas italia, timnas nigeria, timnas spanyol, timnas uruguay, timnas tahiti, timnas meksiko, piala konfederasi, piala konfederasi brazil, piala konfederasi 2013, piala konfederasi brazil 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi, daftar pemain timnas piala konfederasi 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi Brazil 2013

Sempat Ada Negara Menolak Tampil di Piala Konfederasi

Perjalanan Piala Konfederasi sejak dipegang langsung oleh FIFA tak selalu berjalan mulus. Sejumlah kendala pernah menyertai, seperti penolakan yang dilakukan beberapa tim untuk mengikuti agenda resmi FIFA ini.

Jerman menjadi tim yang paling sering menolak berpartisipasi di Piala Konfederasi. Kejadia pertama saat timnas Jerman baru saja sukses menjuarai Piala Eropa 1996. Akibat penolakan Jerman, FIFA pun meminta timnas Rep. Cheska yang menjadi runner-up Piala Eropa 1996 untuk mengisi kekosongan wakil Eropa di Piala Konfederasi 1997.

Penolakan Jerman yang kedua terjadi menjelang Piala Konfederasi 2003. Jerman yang saat itu berstatus runner-up Piala Dunia 2002 memilih tidak berpartisipasi di Piala Konfederasi untuk mewakili benua Eropa. Sebab, Prancis kala itu berstatus tuan rumah bukan wakil benua. Posisi Der Panzer digantikan Turki yang meraih peringkat ketiga Piala Dunia 2002.

Prancis juga pernah melakukan hal yang sama. Usai menjuarai Piala Dunia 1998, Prancis menolak untuk tampil di Piala Konfederasi 1999. Brazil yang menjadi runner-up Piala Dunia 1998 dan juara Copa America 1997 ditunjuk sebagai pengganti Prancis.

Piala Konfederasi, Piala Raja Fahd, Sejarah Piala Konfederasi, Piala Konfederasi 2013, Piala Konfederasi 2013 Brazil, daftar pemain timnas brazil, daftar pemain timnas jepang, daftar pemain timnas italia, daftar pemain timnas nigeria, daftar pemain timnas spanyol, daftar pemain timnas uruguay, daftar pemain timnas tahiti, daftar pemain timnas meksiko, timnas brazil, timnas jepang, timnas italia, timnas nigeria, timnas spanyol, timnas uruguay, timnas tahiti, timnas meksiko, piala konfederasi, piala konfederasi brazil, piala konfederasi 2013, piala konfederasi brazil 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi, daftar pemain timnas piala konfederasi 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi Brazil 2013
timnas Prancis sempat tidak ikut Piala Konfederasi 1999, padahal juara Piala Dunia 1998. Baru merasakan juara Piala Konfederasi tahun 2001 (sumber foto: fifa.com)

Entah ada kaitannya dengan penolakan dua tim tersebut, wakil-wakil Eropa kurang bisa berbicara lantang di Piala Konfederasi. Hanya Prancis dan Denmark yang pernah merengkuh juara. Prancis melakukannya pada 2001 dan 2003 sementara Denmark juara pada 1995.

Tim yang paling sering menjuarai Piala Konfederasi adalah Brazil. Maklum, dari enam gelaran Piala Konfederasi sejak 1997, Brazil hanya sekali absen pada 2003. Dari lima kesempatan yang diikuti, Brazil sukses menjadi jawara pada 1997, 2005, dan 2009.

Tahun ini, untuk pertama kalinya Brazil menjadi tuan rumah Piala Konfederasi. Itu sekaligus memantapkan posisi mereka sebagai tim yang paling sering tampil di ajang empat tahunan ini. Brazil menjadi satu-satunya Negara yang pernah tampil dalam enam Piala Konfederasi.

Sumber: Tabloid Soccer

Piala Konfederasi, Piala Raja Fahd, Sejarah Piala Konfederasi, Piala Konfederasi 2013, Piala Konfederasi 2013 Brazil, daftar pemain timnas brazil, daftar pemain timnas jepang, daftar pemain timnas italia, daftar pemain timnas nigeria, daftar pemain timnas spanyol, daftar pemain timnas uruguay, daftar pemain timnas tahiti, daftar pemain timnas meksiko, timnas brazil, timnas jepang, timnas italia, timnas nigeria, timnas spanyol, timnas uruguay, timnas tahiti, timnas meksiko, piala konfederasi, piala konfederasi brazil, piala konfederasi 2013, piala konfederasi brazil 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi, daftar pemain timnas piala konfederasi 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi Brazil 2013

Sejarah Piala Konfederasi: Inisiatif Raja Arab

Sebagai kompetisi yang mempertemukan tim-tim tebaik dari tiap benua, Piala Konfederasi telah melalui perjalanan panjang untuk menjadi sebuah mini turnamen yang punya nilai tinggi. Dari sebuah turnamen yang digelar Raja Arab, kini sudah berubah menjadi turnamen yang punya gengsi cukup tinggi.

Cikal bakal sejarah Piala Konfederasi bisa dibilang sudah dimulai lebih dari 30 tahun yang lalu. Tepatnya saat berlangsung Mundialito atau sering juga disebut Copa de Oro de Campeones Mundiales di Uruguay pada 30 Desember 1980 hingga 10 Januari 1981.

Turnamen ini dilangsungkan untuk memperingati 50 tahun gelaran Piala Dunia. Uruguay yang menjadi tuan rumah Piala Dunia pertama berinisiatif menggelar turnamen ini dengan mengundang sejumlah tim yang pernah menjuarai Piala Dunia.

Selain Uruguay, Italia, Jerman (Barat), Brazil, dan Argentina ikut meramaikan. Hanya Inggris yang menolak tampil. Posisinya digantikan Belanda yang menjadi runner-up Piala Dunia 1974 dan 1978. Mundialito hanya berlangsung sekali tanpa ada kelanjutan dengan Uruguay sebagai juara dan Brazil runner-up.

Turnamen lain yang mempertemukan tim-tim terbaik dari benua berbeda dilangsungkan di Italia. Turnamen bertajuk Trofi Artemio Franchi ini mempertemukan juara Piala Eropa dan juara Copa America. Dari dua kali gelaran (1985 dan 1993), Prancis dan Argentina sukses menjadi juara.

Fondasi Piala Konfederasi yang sesungguhnya lahir pada 1992. Adalah Raja Arab Saudi saat itu, Fahd bin Abdulaziz Al Saud, berinisiatif menggelar turnamen yang mempertemukan tim-tim terbaik dari empat benua (Asia, Eropa, Afrika, Amerika Selatan).

Piala Konfederasi, Piala Raja Fahd, Sejarah Piala Konfederasi, Piala Konfederasi 2013, Piala Konfederasi 2013 Brazil, daftar pemain timnas brazil, daftar pemain timnas jepang, daftar pemain timnas italia, daftar pemain timnas nigeria, daftar pemain timnas spanyol, daftar pemain timnas uruguay, daftar pemain timnas tahiti, daftar pemain timnas meksiko, timnas brazil, timnas jepang, timnas italia, timnas nigeria, timnas spanyol, timnas uruguay, timnas tahiti, timnas meksiko, piala konfederasi, piala konfederasi brazil, piala konfederasi 2013, piala konfederasi brazil 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi, daftar pemain timnas piala konfederasi 2013, daftar pemain timnas piala konfederasi Brazil 2013
Piala Raja Fahd tahun 1992 merupakan cikal bakal Piala Konfederasi sampai sekarang, saat itu final mempertemukan Argentina vs Arab Saudi (sumber foto: fifa.com)

Turnamen bernama Piala Raja Fahd inilah yang membuat FIFA menorehkan kepala. Piala Raja Fahd sempat dua kali digelar sebelum diambil alih FIFA pada 1997 dan berganti nama menjadi Piala Konfederasi.

Saat itu, Piala Konfederasi digelar setiap dua tahun. Namun sejak 2005, Piala Konfederasi dimainkan setiap empat tahun sekali. Pihak yang menjadi tuan rumah adalah negara yang akan menggelar Piala Dunia pada tahun berikutnya. Seperti yang dilakoni Brazil tahun ini sebagai tuan rumah Piala Dunia 2014.

Sumber: Tabloid Soccer