Tag Archives: juventus

Massimiliano Allegri, Juventus

5 Daya Tarik Liga Italia di Tengah Kemerosotannya

5 Daya Tarik Liga Italia di Tengah Kemerosotannya – Pelaksanaan Piala Dunia 2014 membuat Serie A 2014-2015 dimulai lebih lambat dibanding biasanya. Tirai kompetisi paling elite Negeri Pizza ini diangkat pada 30 Agustus 2014 dan berakhir pada 31 Mei 2015, dengan libur musim dingin dari 21 Desember hingga 5 Januari. Kendati dianggap masih terus mengalami kemerosotan mutu, Serie A masih punya daya tarik tersendiri. Beberapa di antaranya untuk musim ini dapat dibaca di artikel ini.

Stefano Beltrame, Juventus, Bari, Striker Italia, Liga Italia, Serie-A,

Stefano Beltrame Striker Muda Dari Italia

Stefano Beltrame Striker Muda Dari Italia – Stefano Beltrame, lahir 8 Februari 1993 adalah pemain sepak bola Italia yang bermain sebagai striker untuk Bari merupakan pinjaman dari Juventus. Pemuda tersebut lahir di Biella, Italia.

Beltrame memulai karir masa mudanya dengan raksasa tetangga, Juventus Football Club. Ia bergabung dengan Primavera U-20 skuad pada tahun 2011. Selama musim 2012- 2013 Serie A, Beltrame juga mulai mendapatkan beberapa tim pertama bersama pelatihnya yaitu Antonio Conte. Dia telah melakukan debut untuk Juventus pada tanggal 26 Januari 2013 melawan Genoa. Dalam pertandingan tersebut ia bermain sebagai pengganti Claudio Marchisio dimenit ke-82, dengan skor imbang 1-1.

Pada tanggal 2 September 2013 Beltrame menandatandatangani kontrak dengan Bari dengan kesepakatan pinjaman selama satu tahun. Beltrame juga telah mewakili Italia di U-18, U-19, dan U-20 tingkat internasional. Dia memiliki 5 gol dalam 16 pertandingan internasional pemuda. Ia pun telah menjadi komponen kunci dalam U-19 UEFA Euro kualifikasi Italia. Beltrame pada musim lalu lebih banyak bermain di tim primavera Juve.

Pemuda 20 tahun itu diharapkan dapat memperoleh banyak pengalaman saatmemperkuat Cagliari di Serie A. Kabarnya Beltrame akan memperkuat tim nasional Senior Italia sebagai pemain pelapis. Dia dikabarkan akan dibawa ke ajang Piala Dunia 2014 Juni mendatang yang akan bergulir di Brazil. Sebab itulah ia berantusias untuk melakukan performa terbaiknya agar kabar itu terwujud.

Ciro Immobile, Torino, Timnas Italia, Liga Italia, Serie A

Pemain Muda Juventus Enggan Kembali Setelah Matang

Pemain Muda Juventus Enggan Kembali Setelah Matang – Sungguh ironis jika mengamati penampilan pemain-pemain muda Juventus musim ini. Di tim utama I Bianconeri mereka gagal bersaing. Hanya Paul Pogba yang menonjol. Namun, pada saat yang sama, banyak pemain muda milik Juventus yang dipinjamkan ke klub lain tampil gemilang.

Contohnya cukup banyak. Ciro Immobile (Torino), Manolo Gabbiadini (Sampdoria), Domenico Berardi (Sassuolo), dan kiper Nicola Leali (Spezia) melesat di klub barunya. Mereka cukup sering tampil mencicipi persaingan di Serie-A.

Juventus, Juventus Scudetto, Juventus Scudetto 2013-2014, Juventus Scudetto 2014, Juventus Juara Liga Italia, Pemain Muda Juventus, Pemain Muda,
Manolo Gabbiadini dan Domenico Berardi, salah satu contoh pemain muda yang gemilang bersama klub lain (www.www.tuttosport.com)

Hebatnya, kiprah Immobile dkk terhitung baik. Berardi sanggup melesakkan 16 gol di Serie-A. Immobile lebih hebat. Dia sukses membukukan 21 gol dan menjadi top skorer.

Melihat kenyataan ini, Direktur Olahraga Juventus, Giuseppe Marotta berniat menarik para pemain itu kembali ke Juventus. Tapi, keinginan itu tidak mudah direalisasikan. Beberapa pemain enggan pulang. Contohnya Immobile dan Berardi. “Kembali ke Juventus? Kecil kemungkinannya,” tegas Immobile yang telah dibeli klub asal Jerman, Borussia Dortmund ini.

Juventus, Juventus Scudetto, Juventus Scudetto 2013-2014, Juventus Scudetto 2014, Juventus Juara Liga Italia, Pemain Muda Juventus, Pemain Muda,
Ciro Immobile menolak untuk kembali ke Juventus dan sudah merapat ke Borussia Dortmund (www.theguardian.com)

Ada beberapa sebab yang membuat pemain-pemain itu malas untuk berkostum Juventus lagi. Selain masih adanya klausul kepemilikan bersama, tidak ada jaminan bagi pemain-pemain muda itu untuk menjadi starter. Maklum saja, persaingan di Juventus makin ketat.

Daftar Pemain Yang Dipinjamkan Ke Klub Lain
Nama Umur Posisi Klub
Domenico Berardi 19 Striker Sassuolo
Nicola Leali 19 Kiper Spezia
Alberto Masi 18 Defender Ternana
Fausto Rossi 19 Midfielder Valladolid
Ouasim Bouy 19 Midfielder Hamburg
Richmond Boakye 20 Striker Elche
Simone Zaza 21 Striker Sassuolo
Manolo Gabbiadini 22 Striker Sampdoria
Ciro Immobile 23 Striker Torino

(Tabloid Soccer)

Juventus, Juventus Scudetto, Juventus Scudetto 2013-2014, Juventus Scudetto 2014, Juventus Juara Liga Italia, Pemain Muda Juventus, Pemain Muda, Antonio Conte

Conte Jarang Berikan Kesempatan Pada Pemain Muda

Conte Jarang Berikan Kesempatan Pada Pemain Muda – Kesempatan kecil yang diperoleh pemain muda Juventus untuk berlaga ibarat penyakit lama. Praktis, selama tiga musim terakhir ketika ditangani Conte, hal itu memang jarang dilakukan oleh I Bianconeri.

Pada musim 2012-13 lalu contohnya. Ketika itu, Juventus memiliki tujuh pemain muda di tim utama. Beberapa diantaranya pada saat itu sempat disebut-sebut sebagai pemain bermasa depan cerah seperti Alberto Massi, Simano Beltrame, dan Richmond Boakye. Namun, faktanya, sampai dengan berakhirnya musim, hanya Beltram yang sempat diturunkan di kancah Serie-A. Itu pun hanya dalam satu pertandingan.

Kejadian itu mengulangi kisah serupa pada musim 2011-2012. Pada musim pertama di Juventus, Conte hanya memasukkan defender belia, Frederik Sorensen ke tim senior. Namun, selama semusim, pemain asal Denmark itu hanya menghuni bangku cadangan tanpa pernah diturunkan di Serie-A.

Sorotan akhirnya mengarah ke Conte. Sebelum ditangani oleh dia, I Bianconeri terkenal sebagai tim yang berani memanfaatkan pemain muda. Pada musim 2010-2011 misalnya. Di tangan allenatore Luigi Del Neri, Juventus kerap menurunkan youngster seperti Sorensen, Alberto Libertazzi, Manuel Giandonato, dan Filippo Boniperti. Sorensen malah sering dimainkan. Tercatat dia telah diturunkan di 17 pertandingan di Serie-A.

Akan tetapi, sesudah itu, nasib para youngster tersebut nahas. Jasa mereka tidak dimanfaatkan lagi oleh I Bianconeri. Kenyataan inilah yang mencoreng kesuksesan Juventus di bawah asuhan Conte.

(Tabloid Soccer)

Juventus, Juventus Scudetto, Juventus Scudetto 2013-2014, Juventus Scudetto 2014, Juventus Juara Liga Italia, Pemain Muda Juventus, Pemain Muda,

Juventus Scudetto, Pemain Muda Terpinggirkan

Juventus Scudetto, Pemain Muda Terpinggirkan – Juventus boleh berbangga dengan prestasi hebat yang diraih pada musim ini. Selain merebut scudetto sebelum kompetisi usai, tim didikan allenatore Antonio Conte itu juga mengukir rekor kemenangan beruntun terbanyak dan meraup poin tertinggi dalam semusim di Serie-A.

Meski begitu, catatan hebat itu seharusnya tak membuat Juventus cepat berpuas diri. Di balik prestasi gemilang itu masih ada noktah terkait kemandekan regenerasi pemain. Dibandingkan tim-tim besar Italia lain, sepanjang musim ini, I Bianconeri terhitung minim menurunkan pemain muda di bawah 22 tahun.

Langkah ini merupakan imbas dari ambisi besar untuk juara. Target ini memaksa Conte tidak berani mengambil resiko. Pelatih berumur 44 tahun itu akhirnya senang menurunkan pemain-pemain berusia matang yang rata-rata memang jauh lebih berpengalaman.

Putusan jarang menurunkan pemain muda itu memang tak salah. Skuad Juventus sudah memenuhi target manajemen. Namun, jika dikaitkan dengan proses pengembangan pemain muda, langkah I Bianconeri belum tentu tepat.

Juventus, Juventus Scudetto, Juventus Scudetto 2013-2014, Juventus Scudetto 2014, Juventus Juara Liga Italia, Pemain Muda Juventus, Pemain Muda,
Paul Pogba saja dibawah usia 22 tahun yang sering diturunkan Juventus (www.zimbio.com)

Dalam daftar pemain yang didaftarkan Juventus di tim senior musim ini, sesungguhnya terdapat beberapa pemain muda yang berusia di bawah 22 tahun. Mereka ada Vykintas Slivka, Younes Bnou Marzouk, Federico Mattiello, dan Paul Pogba. Tapi, di antara mereka, hanya Pogba yang kerap diturunkan. Selebihnya, terkesan hanya sebagai pelengkap latihan belaka. Lebih parah lagi, para pemain muda itu juga jarang masuk daftar pemain cadangan.

Direktur Olahraga Juventus, Giuseppe Marotta bukannya tidak sadar. Dia tahu bahwa pihaknya jarang menurunkan pemain muda pada musim ini. Namun, Marotta menolak kalau hal itu dianggap sebagai bentuk ketidakpedulian pada pemain muda. I Bianconeri dinilainya tetap memerhatikan regenerasi pemain dengan cara berbeda, yakni meminjamkan ke tim-tim lain.

“Kami memiliki 78 pemain muda di Italia dan klub-klub luar negeri. Di Serie-B saja ada 18 pemain. Pada setiap akhir musim, pemain-pemain itu akan kami evaluasi,” ungkap Marotta.

Daftar Pemain Muda Juventus Musim Ini

Nama Umur Posisi Jumlah Laga di Serie-A
Leonardo Citti 18 Kiper 0
Filippo Penna 18 Defender 0
Filippo Romagna 16 Defender 0
Vykintas Slivka 19 Midfielder 0
Federico Mattiello 18 Midfielder 0
Paul Pogba 21 Midfielder 33
Matteo Gerbaudo 19 Midfielder 0
Younes Bnou Marzouk 18 Striker 0
Hanya dihitung yang didaftarkan masuk dalam tim senior

(Tabloid Soccer)

Liga Europa 2014, Liga Europa 2013-2014, final Liga Europa 2013-2014, final Liga Europa 2014, Juventus, Benfica, Valencia, Sevilla, Sevilla Juara Liga Europa 2014, Sevilla Juara Liga Europa 2013/2014

Unai Emery Tidak Khawatir Pemain Sevilla Pergi

Unai Emery Tidak Khawatir Pemain Sevilla Pergi – Kesuksesan Sevilla menjuarai Liga Europa 2013/2014 juga tidak membuat khawatir pelatih Sevilla, Unai Emery. Karena berhasil menjadi kampiun, banyak pemainnya yang diincar klub lain. Salah satu pemain yang kemungkinan besar hengkang pada musim panas tahun ini adalah Ivan Rakitic.

Liga Europa 2014,  Liga Europa 2013-2014, final Liga Europa 2013-2014, final Liga Europa 2014, Juventus, Benfica, Valencia, Sevilla, Sevilla Juara Liga Europa 2014, Sevilla Juara Liga Europa 2013/2014
Ivan Rakitic mencium trofi Liga Europa 2014 yang dimenangkan bersama Sevilla (www.uefa.com)

“Sebagai kapten tim, Rakitic telah menunjukkan banyak hal dan membuktikan diri dengan lebih terlibat dalam kesuksesan Sevilla. Saya menghargai setiap keputusan yang diambil Rakitic, tetapi tentu saja saya berharap dia tetap tinggal dan terus berkembang di Sevilla,” ujar Emery.

Dia tidak khawatir karena yakin Sevilla memiliki pemain dengan potensial luar biasa dari para pemain junior binaan akademi. Emery tidak segan-segan mempromosikan beberapa dari mereka ke tim utama di musim mendatang.

“Sevilla memiliki akademi yang baik dan agar bisa bermain di tim utama, mereka harus membuktikan diri jika mereka bisa bermain di La Liga musim depan,” tutur mantan pelatih Valencia ini.

Keyakinan Emery ini beralasan kuat, di mana Sevilla di awal musim 2013/2014 menjual banyak pemain inti sehingga mereka dapat surplus 50 juta euro atau sekitar 788,4 miliar rupiah. “Selalu ada opsi jika beberapa pemain memutuskan untuk hengkang, tapi sampai sekarang saya belum memikirkan hal tersebut. Andai hal tersebut terjadi, kami tidak takut karena Sevilla selalu bisa mencari pemain pengganti dengan kualitas yang sama,” ungkap Emery.

(Tabloid Bola)